PMII.ID, Jakarta – Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) secara resmi meluncurkan agenda Entrepreneur Hub Movement, sebuah inisiatif strategis untuk mencetak pengusaha muda dari kalangan kader di seluruh Indonesia.
Inisiatif besar ini dirancang sebagai lokomotif transformasi organisasi dalam membangun kedaulatan ekonomi kader melalui penguatan ekosistem kewirausahaan dan akses permodalan strategis melalui skema KUR Aktivis.
Program ini hadir sebagai respon konkret terhadap tantangan ekonomi global dan bonus demografi, memastikan bahwa kader PMII tidak hanya unggul dalam diskursus intelektual dan gerakan sosial, tetapi juga tangguh dalam sektor rill ekonomi kreatif dan UMKM.
Gerakan ini dibarengi dengan penyaluran skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Aktivis untuk memberikan dukungan modal nyata bagi usaha yang dikelola kader PMII.
Pilar Utama Entrepreneur Hub Movement ini dirancang sebagai ekosistem pendukung yang komprehensif bagi kader, yang meliputi:
Inkubasi Bisnis: Pendampingan intensif dari tahap ide hingga komersialisasi.
Networking & Mentorship: Menghubungkan kader pengusaha dengan mentor bisnis profesional dan jaringan alumni PMII yang sukses di sektor swasta.
Digital Hub: Platform digital untuk mempromosikan produk-produk unggulan kader secara nasional.
Mendirikan Bumi : Badan Usaha Milik PMII
Sainuddin, Bendahara Umum PB PMII, menjelaskan Gerakan ini adalah bentuk konkret kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan pelaku industri. "PB PMII berkomitmen menjadi jembatan agar akses permodalan, teknologi, dan pasar bisa dijangkau oleh kader-kader di seluruh pelosok negeri." Ujarnya
Sementara itu, Ramadhan, Ketua PB PMII Bidang Ekonomi & Investasi, menegaskan bahwa agenda Entrepreneur Hub Movement bukan sekadar program seremonial, melainkan pilar strategis dalam mewujudkan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%.
"Melalui Entrepreneur Hub Movement, kami di PB PMII ingin memastikan bahwa mahasiswa adalah mesin utama penggerak ekonomi tersebut. Kita tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah ambisi besar bangsa ini; kita adalah pemain utamanya."
Baca Juga:
Keutamaan Sholat Tahajud dalam IslamMelihat potensi luar biasa dari ribuan UMKM yang dikelola kader di daerah. Namun, banyak yang terhambat karena kendala permodalan dan akses perbankan, KUR Aktivis hadir untuk memutus rantai tersebut.
"Aktivis masa kini harus memiliki kemandirian ekonomi. Dengan KUR Aktivis, kita meruntuhkan hambatan utama dalam berbisnis, yaitu modal. Kami ingin kader PMII tidak hanya pandai berorasi, tetapi juga mahir menciptakan lapangan kerja," tutup Ramadhan.
Dampak yang diharapkan melalui gerakan ini, PB PMII menargetkan lahirnya ribuan sociopreneur baru yang mampu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah.
Semoga Entrepreneur Hub Movement diproyeksikan akan menjadi jaringan pengusaha muda terbesar yang berbasis organisasi kemahasiswaan. PB PMII optimis bahwa langkah ini akan memperkuat ketahanan ekonomi nasional yang dimulai dari tangan-tangan pemuda terdidik.
Editor: MYP

